Selasa, Februari 02, 2010

public blunder



Dalam sebuah perenungan...
manusia memang terkadang ragu-ragu untuk memandang kesalahannya, begitu banyak pembenaran yang terlontar, membuat semua orang disekelilingnya mengiyakan kesalahan tersebut,,yaya,,terkadang terlihat seperti bijak. tak menyadari ada implikasi besar dibalik semua keputusan, memang benar manusia sering salah membuat keputusan, tapi apakah harus terus berulang dan mengabaikan pesan Tuhan yang terwakili oleh orang2 yang mengingatkannya, God Helps those help them self,,apakah Tuhan akan menolong hambanya dengan tersurat, mengabarkan mana keputusan yang salah dan benar, picik kalo kamu berfikir kayak githu, terus kenapa masih harus mengulang hal-hal yang kamu tau itu salah, telah ada rambu yang membatasi tapi tak digubris.
implikasi besar dari sebuah kesalahan sering tidak terlihat, mungkin implikasi pada moral yang tercipta secara perlahan tapi pasti,
tapi ngga jarang banya kerugian yang ditimbulkan, untuk dirinya sendiri mungkin memang seharusnya begitu, tapi jika untuk orang lain yang tak tahu-menahu, lalu harus menjadi orang yang paling dirugikan?? " that's the public blunder".
terlalu berat beban bagi seorang korban (contohnya saya) atas social justfication yang mereka buat, membuat seolah keputusan paling bijaksana, mengabaikan amanah orang lain, dan yang paling jelas merugikan orang lain. menghambat kesuksesan, belum lagi long term effect yang bakal tercipta. Bicara soal kesuksesan memang dalam kasus ini ada parameter yang berlainan antar tiap individu dalam memandang kesuksesan,tapi jika semua orang menganggap kesuksesan bisa dihitung secara matematika, what will happen? there're unfortunate victims.....

Selasa, Januari 12, 2010

Menyaksikan diri



Ditahun yang masih bisa dianggap baru ini saya mempunyai semangat yang lebih baru..menyaksikan diri ternyata adalah hal mengasyikan yang kadang dilupakan semua orang,,kadang saya merasa ajaib aja githu karena saya bisa passed these section..tapi tentu nga semuanya berjalan lancar,,
Back to the point tentang semangat baru..[hmm..mirip lgunya Elo] tapi emang saya suka banget sama lagunya Elo yang 'semangat baru' itu,,lagunya seolah membangunkan saya dari kesuraman [whaha..serem amat], intinya saya merasa harus memiliki semangat baru [dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,,wah peribahasa ini dipopulerkan sahabat saya,,cukup menyadarkan juga akan keberadaan diri ini yang kadang banyak tak bersyukur atas apa yg terjadi],,balik lagi ke lagu pemirsa,,di2009 menuju 2010 emang lumayan da beberapa lagu yang menyedot perhatian saya, ,[wak,,serasa siapa githu,,hwehehe, gayanya udah kayak pengamat musik ,,ble.] ada lagi lagunya J-Rock 'Meraih Mimpi',,hmm liriknya yummy,,ampe saya tempel liriknya di samping cermin ajaib saya[nga ajaib deng], yaa,,secara cewek gitu kan, paling sering nongkrongin mirror , saya pasang disithu, hasilnya setiap saya ngaca saya kayak dapet suntikan energi..whehe. [Yaa emang msih banyak tempelan-tempelan lain disekeliling cermin saya, kayak tempelan pinjeman uang kecil ke c uhti,,pokonya apapun ditempel dech--
Ada lagi the inspiratif one, yaitu lagunya GiGi, 'sang pemimpi' yang sekaligus jadi theme song-nya film berjudul sama,,Lirik lagu ini emang terasa lebih manusiawi,,karena ada sentuhan penulis didalamnya..mbak Mira L, two thumbs up!..
Yang lebih mengherankan ko ada ya yang plagiat lagunya KuTakut Dikejar Kunang-kunang tahun 2000-an,,[masih inget???] taukan songnya owlcity with fireflies-nya…haha,[dari sisi mana plagiatnya sodara-sodara??]

Back to big point tentang sebuah semangat baru ditahun yang masih terbilang baru ini, baik Masehi or Hijriah [hayoo..jangan Masehi aja],,yang pasti semangat untuk terus memperbaiki diri, kan setahun kemaren udah terdepresiasi[he,,amit-amit dech kalo harus terdepresisi,,] maksutnya nga jauh-jauh,ada beberapa kadar diri ini yang memang harus dibuang [kadar kejelekannya]
Perbaikin diri...saya rasa cukup mewakili atas Resolusi saya di tahun baru ini, dari pijakan itulah semua yang akan saya lakukan mendapat stempel--lebih baik semy--

Nga mesti tahun baru, seandainya semua orang bisa memaknai tahun baru ketika setiap kali membuka mata dipagi hari, [pasti seru kan] semua menyambut hari, melupakan semua kesedihan, melebarkn senyum, saling memberi hadiah [tp jangan kayak temen saya, berdua tuh sama aja, ultahnya April ko dah ribut pengin dikasiih hadiah dari sekarang,,ngga banget kan ,,wkwkw], saling bertanya soal resolusi, bahkan saling memaafkan mungkin,,nice guys kayaknya,kayaknya hidup akan terasa sangat bermakna dan bersemangat,,dan saya jamin [ajinomoto dijamin mutu,,hihi]output yang akan dihasilkan dari hari-hari bermutu tersebut pasti Higher-lah..setuju??,,hmm,,muncul tiba-tiba aza fikiran smacam itu,, not bad lah,, untuk sebuah inspirasi kecil di posting saya kali ini,,hehe
Yaa,,however,,hidup ini harus dibuat sebermutu mungkin, melihat apa yang tidak dilihat orang lain, empati atas apa yang dirasakan mereka, memberi bukan atas apa yang kita buang,
Dan bertindak seperti apa yang telah orang-orang sukses didunia ini lakukan!!
SEMANGAT BARUUUUU!!

Sabtu, Desember 26, 2009

ada rasa yang bias

saat-saat seprti ini tak ada yang lebih ingin kulakukan selain mencoba memahami hidupku sendiri,,jika mereka tak pernah mengerti, maka aku yang seharusnya jadi penolong,,aku telah berjanji, bahwa i'm d' controller of my life,,no other,,kecuali Yang Diatas Tentunya,,Ia tentu sumber dari segala kekuatanku.
kadang menyerah seperti sebuah tawaran air sejuk yang manis ditengah perjalanan berpasir panas ini,menggiurkan,tapi bukan aku dan aku tak akan memaafkan diri ini jika tawaran itu harus aku terima.
dear,,kamu tau? dalam ke-tidak pedulian yang kamu terima atau bahkan ignorance, kamu semakin kuat dan peka. tak perlu kamu ungkapkan rasa sakit itu pada siapapun jika sekiranya mereka hanya akan semakin meminggirkan daftar namamu di knowedpeople-list mereka, ini bukan sebuah pesismisme, bukan pula sebuah apatisasi ..tapi hanya mengajakmu melakukan yang terbaik sebelum mereka tau betapa buruknya cara kamu menghadapi masalah, sebelum kamu menyadari bahwa tak jarang jika tak ada yang ingin lebur dalam masalahmu..
yups,,do your best for your lifeproblem..sebelum kamu tak memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan KAMU..

Senin, Desember 21, 2009

taken from desy anwar page at kickandy. "God helps those who help themselves"

I am someone who is always open to learning new things and new ideas, so when a friend asked me to listen to a talk by Dada J.P Vaswani recently, I was more than eager. Who after all would not be interested to know the ‘Formula for Prosperity’, which was the title of the lecture, in these times of economic uncertainties? I had half expected to hear some tips on where best to put your money and which stocks to buy that would ensure a good return and provide you with a tidy little nest egg for the future - which just goes to show that I had no idea who J.P. Vaswani was or read any of his writings.

But when I saw that practically everyone from the Indian community in Jakarta included their children were there in their best clothes, I realized that the person we were about to listen to was a highly respected spiritual guru with many devotees worldwide: Particularly amongst the Indian community. (When I tweeted my status on Twitter, my niece, who is familiar with Jakarta’s textile shops, was impressed. She had seen Vaswani’s pictures hanging in many Indian owned textile stores.)

And when Dada finally entered the room, his hair as white as the robes he donned and had to be assisted to his seat on the stage, I figured out that the evening’s lecture wouldn’t be about some get rich quick schemes or advice on how to invest your money for the future. It was going to be about something a lot more profound.

So there I was amongst an audience thirsty for words of wisdom and eager to follow the path of enlightenment from a man who is well into his eighties, seemingly physically fragile and yet who managed to capture everyone’s attention with his simple humility, kind demeanour and gentle voice that only the truly wise and enlightened have. Here was a man who had devoted his life in the service of others through his inspiring words and stories.

What then is the formula for prosperity? I thought it might be of some interest for the readers so allow me to share in a nutshell Dada Vaswani’s gems of wisdom, for I was certainly grateful to learn and be reminded of them that evening. According to him there are four rules, which, if followed, will surely lead to a prosperous life.

The first of these rules is, ‘God helps those who help themselves.’ This might seem an obviously simple truism that need not be reiterated. However, coming from the mouth of a sage, I could not help but nod my head in agreement that this is something that we often disregard when going about our daily lives: Which is using the intelligence and capacity for endeavour that our Maker created us with. Instead, a lot of the times we expect others to solve our problems for us and, when things go wrong, to cast blame on everything other than ourselves.

Dada gave an example of a pious man whose house in the middle of his prayer, caught fire. Soon his family rushed to the prayer room to urge him to leave the house immediately before the fire spread, whereupon he declined, insisting that he was a man of faith and that God would see to it that he was saved.

The fire grew bigger and was about to engulf the house and his neighbours, anxious for his safety, risked their lives trying to save the man, who again, refused all help saying that God would answer his prayers for safekeeping. Finally the flames reached the prayer room where he was and this time firemen were sent with ladders to rescue him through the window but to no avail. The man was adamant that God would perform his miracle and save him from the flames.

No such miracle happened however, and the man was burnt to ashes in the fire. When he went to heaven he berated God for failing to rescue him but instead allowed him to die in the fire. To which God replied that thrice he had tried to rescue him, first via his family, secondly through his neighbours and finally even sending the firemen, and still the man did not get his messages. Thus the important universal lesson, don’t expect God to do your work for you, as God will only help those who help themselves. In order to do that, praying is not enough. Often in prayers we busy ourselves with our demands and entreaties and yet we rarely use our faculties and energy to listen to the answers or follow the messages. We fail to keep our eyes and ears open and employ our intelligence to read the signs that would point us in the right direction, to see the solutions to our problems and to decipher the secret of life and the key to prosperity.

The second rule to achieving prosperity is – oh, dear I’ve ran out of space. I guess it’s for me to know and for you to find out.

(Desi Anwar is an Anchor and Writer. She could be contacted at www.desianwar.com and www.dailyavocado.net)

Senin, November 30, 2009

around you

akan ada satu-atau dua-atau sepuluh atau semuanya yang di sekelilingmu who didn't agree what you did..Yupzz,salah atau benar semuanya dah jelas,, nga perlu lagi lo protes, protes akan kebenaran cuma bakalan bikin hidup lo sempit, there's no bright shines.
tapi bukan itu d'case, saat lo ngambil keputusan, bukan soal benar atau salah, tapi mengenai apa yang lo bakal terima dengan keputusan yang lo ambil itu, tentang kelanjutan hidup yang must go on,,yang orang lain ga' tau tentang lo,, Masa Depan itu rahasia Tuhan lho!!
u have 2 find d'convenience world babe>>>

perumpamaan sederhana

pernah nga sih lo berfikir bahwa lo harus lulus,, dan lo bukan orang yang bakal lulus ketika lo menolak untuk ikut ujian,
life is about d'same,,saat lo siap ngadepin berbagai ujian, nga malah lari, maka lo bakal lulus jadimanusia baru yang lebih tangguh jika lo bersungguh memaknai ujian itu sebagai sesuatu yang harus lo lewatin, bukan sesuatu yang harus lo hindarin..
yups,, hidup bisa diumpamakan sesederhana itu ko!!

Jumat, November 06, 2009

i pray for the heart to be unbroken,,

wow,,dunia ini sebenernya indah bgt kalo setiap orang bisa memaknainya,,memaknai kehilangan sebagai suatu pelajaran dan sarana untuk memetik hikmah,,yaa,,gw rasa itu hidup yang lebih baik, lebih bijak, dan lebih untuk punya seribu alasan bahwa gw masih betah bwt jalanin hidup kedepannya,,hiks-hiks dari kt2nya gw kayak kehilangan apaa gt..tpi emang bner sich semakin berharga sst, maka ktika dia hilang pasti semakin besar hikmah yang akan kita petik,,stuju??


Rabu, Oktober 28, 2009

resiko

ada beberapa kejutan dalam hidup lo yang kdu lo apresiasi sebagai bagian dr hidup yang rumit ini,,yups,,semuanya harus terjalani,,berat atau ringan,,
saat alam bawah sadar lo mengatakan lo gag bisa face it,,u cannot face it,
percaya pada kehidupan adalah kunci mujarab untuk terus survive, pasti ada rasa sakit dalam setiap kepercayaan,
mungkin saatnya lo belajar manajemen resiko,,nga cuma ilmu ekonomi yg punya manajemen resiko,,tapi surely di HIDUP NYATA lo!!
yeahh,,tinggal waktu yg akan menjawab,,seberapa kuat pertahanan lo, dan seberapa besar effort lo
sebenernya cuma lo yg tau,,
u can becoming wiser than u think, if u try hard,

best regard
sam

Kamis, Oktober 22, 2009

story...

ketika mencintai adalah sebuah keputusan,,maka there's the big reason for this one.

kadang kita tak percaya bahwa kita memutuskan untuk mencintai,,semua terasa natural,,seolah-olah tercipta begitu saja,,tapi ask your deepest heart,,actually it's your decision..

at least akan ada satu alasan behind it all,,